
- Pembentukan Satgas PHRITA (Peduli Ibu hamil Risiko Tinggi) Di Desa Gedog Wetan Kecamatan Turen Kabup
- Penguatan Peran Remaja dalam upaya penurunan AKI dan AKB : Program Pemberdayaan untuk Kesehatan Ibu
- Mewujudkan Desa Siaga Aktif: Program Pemberdayaan untuk Kesehatan Ibu dan Anak di Gedog Wetan
- Pendampingan Komprehensif Kelompok Remaja melalui Optimalisasi Peran Kader Kesehatan dalam Pelaksana
- Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Resep Herbal Pencegah Stunting Di Desa Jabung
- Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Kesehatan Reproduksi dan Pengelolaan Potensi Lokal Menjadi Es
- PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DALAM SELF-SCREENING PRE EKLAMSIA MELALUI APLIKASI ANDROID SCREENING MANDIR
- PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DALAM MEMANTAU KESEJAHTERAAN JANIN MELALUI APLIKASI PERHITUNGAN GERAKAN JANIN
- PEMBUATAN MODEL APLIKASI MEDIA EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA - “REAKSIKUY”
- Youth Information Center (YIC)
Pendampingan Komprehensif Kelompok Remaja melalui Optimalisasi Peran Kader Kesehatan dalam Pelaksana

Keterangan Gambar : Kegiatan Pendampingan Komprehensif Kelompok Remaja melalui Optimalisasi Peran Kader Kesehatan dalam Pelaksanaan Posyandu Remaja
Desa Petungsewu, Malang, yang memiliki banyak remaja dan masalah pernikahan dini, menjadi fokus pembinaan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang. Upaya dalam mengatasi masalah kesehatan remaja yang berdampak pada kesehatan ibu dan bayi dilakukan salahsatunya melalui program "Pendampingan Komprehensif Kelompok Remaja". Program ini bertujuan meningkatkan kesehatan remaja dan keberlanjutan Posyandu Remaja melalui pelatihan kader dan evaluasi kesehatan remaja dan pelatihan kader remaja tentang edukasi dan komunikasi efektif program posyandu remaja serta screening komprehensif kesehatan remaja melalui Posyandu Remaja Komprehensif. Adanya pemanfaatan teknologi informasi dan menyesuaikan dengan perubahan anggota Posyandu, program ini dapat memberikan masukan bagi bidan desa dalam penanganan dini masalah kesehatan reproduksi remaja.
Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Minggu, 16 Juli 2023 Pkl. 09.00 s.d. 13.30 dan Sabtu, 29 Juli 2023 Pkl. 14.30 s.d. 17.30. Penyelenggara dari kegiatan ini yaitu :
- Gita Kostania, SST., M.Kes
- Innas Tiara Ardhiani, S.Keb., Bd., M.Kes
- Rita Yulifah, S.Kp., M.Kes
- Didien Ika Setyarini, S.ST., M.Keb
- Ni Wayan Dwi R., A.Per., Pen, M.Kes
- Retno Dumilah, S.ST., M.Keb
(Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Malang) dengan kerjasama dari UNFPA (United Nations Population Fund) dan GAC (Global Affairs Canada). Peserta dari kegiatan ini yaitu Kader kesehatan remaja, remaja anggota lama dan anggota baru Posyandu Remaja Petungsewu
Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini melalui kegiatan Pelatihan kader remaja: Edukasi dan komunikasi efektif dalam program posyandu remaja dan pelaksanaan Posyandu Remaja Komprehensif. Metode kegiatan dilaksanakan dengan pelatihan berbasis simulasi, dan observasi, serta edukasi kelompok kesehatan remaja melalui pelaksanaan Posyandu Remaja Komprehensif. Untuk kegiatan Posyandu remaja, kegiatan dilaksanakan dalam bentuk kegiatan Posyandu sistem 5 meja, dengan alur pelaksanaan/ pelayanan yaitu Meja I: Pendaftaran; Meja II: Skrinning Kesehatan meliputi pemeriksaan dan pencatatan antropometri (tinggi badan, berat badan, LILA, Lingkar perut,), vital sign (tensi darah, kesadaran, keadaan tubuh), pemeriksaan fisik dan laboratorium sederhana (pengecekan Hb). ; Meja III: Pencatatan pada Buku Pemantauan Kesehatan Remaja; Meja IV: Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) dilakukan person to person dan melalui KIE kelompok; Meja V: Gizi Kesehatan yaitu Pemberian suplemen (dan pemberian Tablet Fe) atau merujuk ke sarana kesehatan yang lebih lengkap jika diperlukan/ sesuai kebutuhan.
Kegiatan yang dihasilkan dari Pelatihan Kader Remaja kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dari menunjukkan seluruh peserta berjenis kelamin Perempuan (100%), sebagian besar berumur 10-14 tahun dalam kategori remaja awal (40%) dan berusia 6 – 20 tahun (60%). Pada pre-test mayoritas peserta dalam kategori pengetahuan cukup (40%), dan setelah pelatihan (post-test) dalam kategori pengetahuan baik (70%). Hasil Kegiatan Posyandu Remaja menujukkan klasifikasi IMT mayoritas normal (60%), untuk klasifikasi hipertensi seluruh peserta normal (100%), dan status anemia pada remaja putri mayoritas dalam keadaan normal (90%). Namun, masih terdapat sebesar (5%) anemia ringan dan anemia sedang sebesar (5%). Kegiatan pendampingan komprehensif pada kelompok remaja di desa Petungsewu, kec. Dau, kab. Malang, dilakukan melalui optimalisasi peran kader kesehatan dalam pelaksanaan posyandu remaja. Kegiatan ini dilakukan melalui refreshing/ pelatihan kader kesehatan dan screening rutin melalui pelaksanaan posyandu remaja. Pelatihan kader remaja dilakukan untuk meningkatkan kinerja kader remaja dalam pelaksanaan Posyandu remaja yang diimplementasikan pada meja IV: Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE). Pelatihan dilaksanakan dengan metode simulasi dan praktik, sehingga peserta/ kader dapat langsung mengimplementasikan pada kegiatan Posyandu remaja.
Manfaat dari kegiatan ini yaitu adanya Peningkatan Kualitas Pendampingan: Pelatihan berkelanjutan memastikan bahwa kader memiliki pengetahuan dan keterampilan yang selalu diperbarui, sesuai dengan perkembangan isu kesehatan remaja dan adanya Peer group teaching (pengajaran oleh teman sebaya) menjadi lebih efektif karena kader memiliki pemahaman yang mendalam dan relevan.
