Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Resep Herbal Pencegah Stunting Di Desa Jabung

By Admin prodi 13 Mar 2025, 15:36:00 WIB Pengabdian Masyarakat
Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Resep Herbal Pencegah Stunting Di Desa Jabung

Keterangan Gambar : Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Resep Herbal Pencegah Stunting Di Desa Jabung


Kegiatan ini merupakan salah satu pengabdian masyarakat yang difokuskan pada pencegahan stunting pada anak. Pada pengabdian ini dilakukan pemberian edukasi kesehatan kepada kader Posyandu tentang kesehatan ibu hamil dan balita dalam rangka mencegah stunting dan pendampingan kader dalam memberikan penyuluhan kesehatana dalam kegiatan Posyandu. Selain itu Kelompok ibu PKK dan Kader Posyandu diberikan pelatihan tentang pengelolaan bahan lokal berupa susu dan tanaman obat/herbal menjadi makanan sehat PMT balita untuk mencegah stunting, serta teknik pengemasan dan pemasaran produk makanan tersebut dengan mendatangkan narasumber dari pelaku UMKM Kota Malang. Dengan pelatihan ini diharapkan produk lokal berupa susu dan herbal tersebut dapat dikelola menjadi produk bahan makanan yang bernilai gizi yang dapat meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya calon ibu serta berpotensi dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan menjadi salah satu produk andalan Desa Jabung.

Kegiatan ini berlangsung pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2022, dengan tempatnya yaitu di Balai Desa Jabung dan Balai Dusun/perwakilan rumah orang tua di Desa Jabung Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dosen Poltekkes Kemenkes Malang dan Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang. Peserta kegiatan pengabdian Masyarakat diikuti oleh 35 orang yang terdiri dari Kader Posyandu/Kader Balita dari dusun-dusun Desa Jabung, Kepala Desa, Bidan Desa, Perawat Desa, Dosen dan Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Malang.

Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan proses yang cukup panjang, dimulai dengan penjajakan lokasi dimana tim pengabdi melakukan pendekatan dengan Kepala Desa Jabung untuk mendapat izin dan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan serta mengurus perizinan dengan Poltekkes Kemenkes Malang dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Malang. Selajutnya tim mulai melakukan koordinasi dengan Stakeholder disertai dengan melaksanakan rapat koordinasi dengan perangkat desa, kader kesehatan, bidan desa, dan puskesmas untuk menyamakan persepsi dan membahas kebutuhan kegiatan.Kepala Desa dan bidan desa memberikan masukan terkait permasalahan kesehatan yang dihadapi masyarakat, seperti angka stunting yang tinggi dan kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi.

Tahap selanjutnya tim melakukan penyusunan materi dan media edukasi, yaitu pembuatan modul edukasi untuk kader Posyandu dan ibu PKK terkait kesehatan ibu hamil, balita, dan pernikahan dini serta diatambahkan pengadaan alat peraga seperti buku panduan, lembar balik, dan media visual lainnya. Setelah melakukan semua tahap persiapan tersebut, tim mulai melakukan edukasi kesehatan kepada kader Posyandu tentang kesehatan ibu hamil dan balita, pelatihan pembuatan makanan tambahan berbasis bahan lokal untuk mencegah stunting produk yang dibuat adalah inovasi bahan tradisional yang berupa puding coklat temulawak, curcumin jelly, puding daun kelor, puding apel pisang, dan nugget kelor, tim juga mengadakan pendampingan kader dalam memberikan penyuluhan di Posyandu, serta terdapat pelatihan digitalisasi pemasaran produk berbasis bahan lokal seperti, strategi pemasaran digital, pengemasan produk yang menarik, dan penggunaan platform online untuk promosi. 

Pada akhir sesi tim melakukan monitoring peserta dengan pre-test dan post-test serta observasi keaktifan kader. Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan hasil yaitu adanya

  • Peningkatan Pengetahuan Kader :  86% kader memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kesehatan ibu hamil, balita, dan pernikahan dini.
  • Peningkatan Keterampilan dalam Pembuatan PMT : Kader dan ibu PKK mampu mengolah bahan lokal menjadi makanan bergizi yang dapat membantu mengatasi stunting.
  • Menghasilkan Produk Luaran yang Telah Dibuat dan Disertifikasi seperti :.
  1. Buku Panduan Balita Sehat.
  2. Buku Panduan Ibu Hamil.
  3. Lembar Balik Gizi untuk Balita dan Ibu Hamil.
  4. Buku Resep Herbal Pencegah Stunting.
  5. Video dokumentasi kegiatan.
  6. Buku pedoman telah mendapatkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
  • Peningkatan Peran Kader Posyandu : Kader menjadi lebih mandiri dalam memberikan edukasi di Posyandu.
  • Peningkatan kualitas pencatatan administrasi Posyandu.

Evaluasi yang didapatkan yaitu :

  1. Nilai rata-rata pengetahuan kader meningkat dari 57,8 (sebelum pelatihan) menjadi 85 (setelah pelatihan).
  2. Antusiasme tinggi dari peserta dalam diskusi dan praktek pelatihan.
  3. Kegiatan berjalan lancar dengan dukungan kepala desa dan tenaga kesehatan setempat.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat jabung mengenai stunting. Terutama cara pencegahan stunting dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia dan mudah didapatkan di lingkungan sekitar daerah Jabung. Dengan adanya kegiatan ini bermanfaat pula untuk Kader PKK dan remaja Desa Jabung Kec. Jabung Kab Malang memperoleh pengetahuan dan memiliki kemandirian untuk meningkatkan kesehatan reproduksi serta dapat melakukan tindakan pemberdayaan masyarakat khususnya ibu-ibu PKK dan remaja dalam rangka mengurangi permasalahan kesehatan reproduksi remaja dan menurunkan angka pernikahan dini di Desa Jabung Kec Pakis Kab. Malang dan juga dapat mengembangkan potensi desa Jabung yaitu susu menjadi produk yang bernilai jual lebih




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment