
- Pembentukan Satgas PHRITA (Peduli Ibu hamil Risiko Tinggi) Di Desa Gedog Wetan Kecamatan Turen Kabup
- Penguatan Peran Remaja dalam upaya penurunan AKI dan AKB : Program Pemberdayaan untuk Kesehatan Ibu
- Mewujudkan Desa Siaga Aktif: Program Pemberdayaan untuk Kesehatan Ibu dan Anak di Gedog Wetan
- Pendampingan Komprehensif Kelompok Remaja melalui Optimalisasi Peran Kader Kesehatan dalam Pelaksana
- Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Resep Herbal Pencegah Stunting Di Desa Jabung
- Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Kesehatan Reproduksi dan Pengelolaan Potensi Lokal Menjadi Es
- PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DALAM SELF-SCREENING PRE EKLAMSIA MELALUI APLIKASI ANDROID SCREENING MANDIR
- PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DALAM MEMANTAU KESEJAHTERAAN JANIN MELALUI APLIKASI PERHITUNGAN GERAKAN JANIN
- PEMBUATAN MODEL APLIKASI MEDIA EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA - “REAKSIKUY”
- Youth Information Center (YIC)
Pembentukan Satgas PHRITA (Peduli Ibu hamil Risiko Tinggi) Di Desa Gedog Wetan Kecamatan Turen Kabup
Peran Poltekkes Kemenkes Malang Dalam Upaya Penurunan AKI dan AKB Melalui Pemberdayaan Kader Kesehatan Di Desa Gedog Wetan Kecamatan Turen Kabupaten Malang

Keterangan Gambar : PENGABDIAN: Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang membentuk Satgas PHRITA di Desa Gedog Wetan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang
Kegiatan Pengabdian masyarakat yang dilakukan di desa Gedogwetan Kecamatan Turen Kabupaten Malang tahun 2024 ini merupakan kegiatan pengabdian Masyarakat desa wilayah binaan Poltekkes Kemenkes Malang tahun kitiga (Program Pengabdian Masyarakat di Desa Gedog Wetan yang bertujuan menurunkan angka kematian ibu dan anak ) mempunyai tema yaitu Peran Poltekkes Kemenkes Malang Dalam Upaya Penurunan AKI dan AKB Melalui Pemberdayaan Kader Kesehatan Di Desa Gedog Wetan Kecamatan Turen Kabupaten Malang. setelah revitalisai desa siaga , pembentukan kader remaja kami lengkapi program pengabdian masyarakat desa Gedog Wetan dengan melatih kader kesehatan peduli ibu hamil resiko tinggi, yang menrupaka oenyebab utam kematiab ibu dan bayi di desa Gedog Wetan pada saat kami laksasanakan survey mawas diri pada tahun pertama. pelatihan kader kesehatan ini, mendapatkan dukungan penuh dari kepala puskesmas Turen dr. Wahyu Widiyanti, karena program yang kami laksanakan sejalan dengan program pemerintah yaitu, penguatan kader kesehatan dalam mewujutkan salah satu peran kader dalam transformasi layanan primer.
Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gedog Wetan dilaksanakan pada periode Juli hingga Oktober 2024. Tempat pelaksanaan kegiatan ini berada di Desa Gedog Wetan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Sarjana Terapan Kebidanan Malang, Promosi Kesehatan dan Anafarma. Peserta kegiatan ini terdiri dari Kader Kesehatan desa Gedog Wetan, Bidan Desa dan Pengurus desa siaga . Selain itu, mahasiswa dan dosen dari Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Sarjana Terapan Kebidanan, Promosi Kesehatan dan Anafarma juga berperan aktif dalam mendukung keberhasilan program ini.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gedog Wetan tahun ketiga secara prosedur perijinan dan koordinasi kami lakukan sama dengan tahapan pada tahun sebelumnya. kesepakatan pelaksanaan kami dapatkan pada saat sesi Sosialisasi, adapun pelaksanaan terdiri dari pengkayaan materi Penguatan peran kader dalam kesehatan ibu hamil dan melatih kader lebih terampil dalam menggunakan buku KIA sebagai media edukasi dalam pendampingan ibu hamil, khususnya ibu hamil resiko tinggi.
Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gedog Wetan tahun ketiga menujukkan hasil yang memuaskan, sesuai dengan harapan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menggunakan Buku KIA dalam melakukan deteksi dini dan meberikan informasi awal pada ibu hamil. Pada sesi akhir kegiatan pelatihan dilakukan pembentukan Satgas Peduli Ibu hamil Risiko Tinggi yaitu “SATGAS PHRITA”.
Pada minggu keempat kegiatan pelatihan dilakukan evaluasi yaitu dengan simulasi kasus dan roleplay kegiatan pendampingan oleh kader, dalam kegiatan evaluasi ini dilakukan melalui 2 tahapan yaitu evaluasi simulasi kasus dan evaluasi langsung di kegiatan posyandu di desa, dilakukan dengan supervisi langsung dari dosen poltekkes kemenkes malang ke tempat posyandu yang memang rutin diadakan oleh bidan desa. Evaluasi kedua dilakukan langsung pada kegiatan posyandu yaitu pada tanggal 11 Oktober 2024, dengan kader langsung mendampingi dan melakukan skrining secara langsung pada ibu hamil yang hadir, dan pada kegiatan ini diwakili oleh beberapa kader yang pos 11 rw 11 Desa Gedong Wetan Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Hasilnya sangat memuaskan seluruh ibu kader dapat menerapkan dengan baik hasil pelatihan dan tampak sangat percaya diri dalam melakukan skrining dan memberikan edukasi.
Manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gedog Wetan :
- Kader Kesehatan Desa Gedog Wetan Kecamatan Turen Kabupaten Malang memperoleh pengetahuan tentang kehamilan resiko tinggi dan Pentingnya kunjungan Antenatal serta meningkatkan keterampilannya dalam memanfaatkan buku KIA
- Terlaksananya salah satu indikator transformasi layanan primer yaitu edukasi penduduk, pada bidang Kesehatan ibu dan anak dengan memaksimalkan atau penguatan peran kader kesehatan di Desa Gedog Wetan Kecamatan Turen Kabupaten Malang.
