Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Kesehatan Reproduksi dan Pengelolaan Potensi Lokal Menjadi Es

By Admin prodi 13 Mar 2025, 14:15:00 WIB Pengabdian Masyarakat
Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Kesehatan Reproduksi dan Pengelolaan Potensi Lokal Menjadi Es

Keterangan Gambar : Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Kesehatan Reproduksi dan Pengelolaan Potensi Lokal Menjadi Es Krim Bergizi di Desa Jabung


Kegiatan ini merupakan salah satu pemberdayaan perempuan dalam rangka memberdayakan dalam memiliki kemandirian serta meningkatkan kemampuan kader kesehatan sebagai edukator kesehatan reproduksi dan deteksi dini stunting.

Kegiatan ini berlangsung pada bulan Maret s.d. Agustus tahun 2023 dan bertempat di Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang dan diselenggarakan oleh dosen dan Mahasiswi Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang. Peserta pemberdayaan berjumlah 30 orang Kader kesehatan Posyandu dan Kader remaja Desa Jabung, Bidan Desa, Perawat Desa, dan Kepala Desa Jabung.

Bentuk kegiatan pengabdian berupa pemberian informasi dan edukasi pada kader Kesehatan meliputi:

  1. Pelatihan kader kesehatan tentang kesehatan ibu dan anak dan stunting.
  2. Pemantauan dan pendampingan kader kesehatan dalam memberikan penyuluhan kesehatan ibu dan anak dan stunting pada kegiatan posyandu.
  3. Pembinaan remaja/calon pengantin dalam kesehatan ibu dan anak.
  4. Pembinaan kepada kader kesehatan dilakukan secara berkesinambunagn. Dalam kegiatan ini kader kesehatan diberi wawasan dan motivasi serta dukungan terhadap setiap kegiatan educator. Pembinaan dapat dilakukan oleh tomas, nakes dan dosen Poltekkes secara kontinyu sebagai desa binaan.
  5. Monitoring dan evaluasi kegiatan pemberian edukasi pada masyarakat oleh kader
  6. Kegiatan penyuluhan dilakukan oleh kader kesehatan sebagai educator secara bertahap dan didampingi oleh nakes dan dosen Poltekkes sebagai fasilitator.

Pelatihan kader kesehatan posyandu dan kader remaja dimulai dengan sosialisasi kepada semua kader kesehatan. Kemudian dilanjut dengan pelatihan selama 3 hari dan remaja 2 hari. Pelaksanaan kegiatan pengabmas berjalan dengan baik dan masyarakat sangat aktif mengikuti kegiatan. Hal ini tercemin dengan antusiasme kelompok peserta dalam mengikuti semua kegiatan dan selalu aktif bertanya dan berdiskusi dengan pelaksana serta hasil post test menunjukkan adanya peningkatan. Peningkatan ini dari nilai 57,8 menjadi 85.

Hasil kegiatan Pengabdian masyarakat yang telah dicapai adalah  :

  1. Meningkatnya pengetahuan masyarakat (kader kesehatan dan Kelompok PKK) tentang kesehatan reproduksi dalam rangka menekan tingginya angka pernikahan dini di Desa Jabung.
  2. Meningkatnya kemampuan kader kesehatan dan kelompok PKK sebagai educator kesehatan reproduksi dan kesehatan ibu dan anak.
  3. Meningkatnya kemamampuan masyarakat (kelompok PKK dan kader kesehatan)  dalam mengolah potensi lokal menjadi produk yang bernilai jual dalam rangka menurunkan angka stunting pada balita di Desa Jabung Kabupaten Malang.
  4. Partisipasi dan peran aktif masyarakat selama kegiatan pelatihan, praktek penyuluhan maupun implementasi kepada masyarakat sudah sangat baik, yang ditunjukkan oleh antusiasme untuk bertanya dan berdiskusi saat pelatihan serta berperan aktif dalam praktek penyuluhan dan implementasi kepada masyarakat.
  5. Telah dihasilkannya Luaran dalam pengabdian masyarakat berupa 2 buku  pedoman/panduan yang sudah mendapatkan sertifikat HAKI  yatitu  “Buku Panduan Balita Sehat ” dan “Buku Resep Herbal Pencegah Stunting ”

Target Luaran dari pengabdian masyarakat adalah penyusunn buku panduan, lembar balik dan buku resep dengan rinican :

  1. Buku Panduan Balita Sehat
  2. Buku Panduan Ibu Hamil
  3. Lembar Balik Gizi Pada Balita
  4. Lembar Balik Gizi Pada Ibu Hamil
  5. Buku Resep Herbal Pencegah Stunting
  6. ideo Kegiatan

Luaran dari pengabdian masyarakat yang telah mendapatkan sertifikat HAKI  yaitu  “Buku Panduan Balita Sehat ” dan “Buku Resep Herbal Pencegah Stunting ” (sertifikat HAKI terlampir)

Kegiatan pemberdayaan ini bermanfaat bagi Kader kesehatan Posyandu karena dapat:

  1. Memperoleh pengetahuan dan memiliki kemampuan untuk melakukan edukasi kesehatan ibu dan anak dalam upaya penurunan stunting di Desa Jabung.
  2. Dapat melakukan deteksi dini stunting
  3. Dapat melakukan tindakan pemberdayaan masyarakat khususnya ibu-ibu kader dalam rangka mengurangi permasalahan kesehatan ibu dan anak (stunting)

Sedangkan bagi Kader remaja yaitu:

  1. Memperoleh pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan Stunting
  2. Memiliki kemampuan untuk melaksanakan kegiatan Posyandu Remaja dalam upaya penurunan stunting di Desa Jabung.
  3. Dapat melakukan tindakan pemberdayaan masyarakat khususnya remaja dalam kegiatan Posyandu remaja di Desa Jabung



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment