
- Pembentukan Satgas PHRITA (Peduli Ibu hamil Risiko Tinggi) Di Desa Gedog Wetan Kecamatan Turen Kabup
- Penguatan Peran Remaja dalam upaya penurunan AKI dan AKB : Program Pemberdayaan untuk Kesehatan Ibu
- Mewujudkan Desa Siaga Aktif: Program Pemberdayaan untuk Kesehatan Ibu dan Anak di Gedog Wetan
- Pendampingan Komprehensif Kelompok Remaja melalui Optimalisasi Peran Kader Kesehatan dalam Pelaksana
- Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Resep Herbal Pencegah Stunting Di Desa Jabung
- Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Kesehatan Reproduksi dan Pengelolaan Potensi Lokal Menjadi Es
- PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DALAM SELF-SCREENING PRE EKLAMSIA MELALUI APLIKASI ANDROID SCREENING MANDIR
- PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DALAM MEMANTAU KESEJAHTERAAN JANIN MELALUI APLIKASI PERHITUNGAN GERAKAN JANIN
- PEMBUATAN MODEL APLIKASI MEDIA EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA - “REAKSIKUY”
- Youth Information Center (YIC)
CAPPING DAY 2024
“First Step to Becoming a Passionate and Professional Midwife\\\"

Keterangan Gambar : Kegiatan Capping Day dengan tema “First Step to Becoming a Passionate and Professional Midwife" pada 15 Mei 2024
Angkat janji mahasiswa adalah acara tahunan yang berupa suatu seremonial ucap janji yang dilakukan oleh mahasiswa kebidanan yang telah menyelesaikan pembelajaran dan mengawali terjun ke dunia profesi yang sesungguhnya. Angkat janji mahasiswa atau kepaniteraan adalah momen menyiapkan diri dengan integritas yang tinggi dibantu oleh kegiatan Kepaniteraan Klinik Clinical Instruktur dalam kegiatan praktik klinik.
Pada tahun 2024 ini Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang kembali menggelar acara capping day atau angkat janji yang diperuntukkan untuk mahasiswa sarjana terapan kebidanan semester 2. Angkat Janji mahasiswa D4 kebidanan dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Mei 2024 di Auditorium Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang secara offline. Penyelenggara dari kegiatan ini yaitu dari Himpunan Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Kebidanan serta kemahasiswaan.
Acara capping day pada tahun 2024 ini dihadiri oleh Kadinkes Kota Malang, Ketua IBI Kota Malang, beberapa perwakilan kepala rumah sakit Kota Malang, pejabat struktural Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dan 91 mahasiswa sarjana terapan kebidanan malang serta tamu undangan/orang tua wali yang mengikuti acara ini secara hybrid.
Dalam prosesi angkat janji mahasiswa D4 kebidanan ini Direktur, Ketua Jurusan, dan PLH D4 Kebidanan menyematkan pin dan topi/kap pada perwakilan mahasiswa sebagai simbolis bahwa masa pembekalan dan pembinaan intelektual, keterampilan dan etika kebidanan bagi mahasiswa telah memenuhi syarat untuk menapaki tahap selanjutnya. Setelah penyematan Pin serta Kap Bidan, mahasiswa kebidanan mengangkat ucap janji bidan.
Saat prosesi ucap janji, mahasiswa membacakan janji berisi kewajiban yang harus dilaksanakan dan ditepati oleh mahasiswa bidan ketika memberikan pelayanan asuhan kebidanan kepadan pasien, berupa janji untuk tidak diskriminasi terhadap pasien, mengutamakan pasien dan menjaga rahasia pasien, selalu menjunjung nilai-nilai profesionalisme, melayani pasien dengan sepenuh hati, tidak ada diskriminasi (suku,agama, politik), menjunjung nilai nilai kemanusiaan serta berpegang teguh kepada kode etik profesi.
Pada acara ini juga terdapat penyampaian materi persiapan mahasiswa sebelum terjun
ke lahan,yang disampaikan oleh mahasiswa sarjana terapan kebidanan malang semester 4 kak Silvia Hindun materi tersebut berisi apa saja yang perlu disiapkan, tips yang bisa diterapkan saat terjun di lahan, serta hambatan apa saja yang mungkin dihadapi saat berada di lahan praktik. Materi selanjutnya disampaikan oleh ketua IBI cabang Kota Malang, mengenai etika profesi kebidanan dalam penyampaian materi tersebut beliau berpesan “Jadilah bidan yang memberikan pelayanan secara maksimal, professional, berpenampilan menarik, serta tetap berpegang teguh pada kode etik profesi”. Pada akhirnya acara angkat janji ditutup dengan menyanyikan lagu bidan siaga oleh perwakilan peserta angkat janji
Acara angkat janji mahasiswa ini merupakan langkah awal bagi para calon bidan untuk dapat bekerja melayani pasien penuh dengan cinta kasih. Angkat janji mahasiswa sendiri merupakan suatu proses dimana mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti pemasangan pin dan sekaligus mengikarkan janji agar dalam melaksanakan praktik dan kewajibannya sesuai dengan etika kebidanan.
