▴cover Profesi bidan▴ - Capping Day 2026 Poltekkes Kemenkes Malang: Langkah Awal Calon Bidan Profesional Memberdayakan Pelay
- Akselerasi Transformasi Kesehatan, HMP Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang Gelar Kuliah Tamu Nasiona
- Menebar Berkah Ramadan: HMP Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang Gelar Aksi Sosial Bagi-Bagi Takjil
- Bentuk Pemimpin Masa Depan yang Inovatif, HMP Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang Sukses Gelar Capac
- Perkuat Budaya Mutu, Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Turut Berperan dalam Implementasi Inter
- Laporan AMI Siklus 18
- Pengumuman Resmi: Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Malang Meraih Akreditasi Unggul
- Pengumuman Resmi: Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang Meraih Akreditasi Unggul
- Pembentukan Satgas PHRITA (Peduli Ibu hamil Risiko Tinggi) Di Desa Gedog Wetan Kecamatan Turen Kabup
- Penguatan Peran Remaja dalam upaya penurunan AKI dan AKB : Program Pemberdayaan untuk Kesehatan Ibu
Perkuat Budaya Mutu, Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Turut Berperan dalam Implementasi Inter

Malang, 9 Juli 2026 – Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang melalui Project IMPACT menyelenggarakan kegiatan Implementasi Internal Quality Assurance (IQA) pada tingkat Institusi Program Studi Pendidikan Kebidanan pada tanggal 8–9 Juli 2026 di Ijen Suites Resort & Convention Malang. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama Pemerintah Republik Indonesia dengan United Nations Population Fund (UNFPA) Siklus XI yang didukung oleh Global Affairs Canada (GAC) dalam upaya memperkuat implementasi pendidikan kebidanan berbasis kompetensi dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Poltekkes Kemenkes Malang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Workshop Nasional Finalisasi Kerangka Kerja dan Instrumen IQA Pendidikan Kebidanan.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Tim Kerja Tata Kelola Pengembangan Program Pendidikan Named (Tenaga Medis) dan Nakes (Tenaga Kesehatan) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan dihadiri oleh Wakil Direktur 1 Poltekkes Kemenkes Malang, UNFPA Indonesia, Global Affairs Canada, konsultan internasional Erin Ryan, konsultan nasional Loveria Sekarrini, pimpinan institusi pendidikan kebidanan, organisasi profesi, rumah sakit pendidikan, dinas kesehatan, serta mitra akademik dari berbagai institusi. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti sesi pemaparan mengenai kerangka kerja internasional Internal Quality Assurance, benchmarking praktik baik, diskusi kelompok, identifikasi tantangan implementasi, hingga penyusunan rencana tindak lanjut penguatan sistem penjaminan mutu di masing-masing institusi.
Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Poltekkes Kemenkes Malang turut mengambil peran aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Program Studi Pendidikan Profesi Bidan berpartisipasi dalam diskusi kelompok yang berfokus pada identifikasi akar permasalahan, analisis tantangan implementasi penjaminan mutu internal, penyusunan rekomendasi perbaikan, hingga pengembangan rencana implementasi IQA di tingkat program studi. Keterlibatan aktif ini menunjukkan komitmen Program Studi Pendidikan Profesi Bidan dalam mengembangkan budaya mutu yang berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Pada hari kedua, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil identifikasi terkait isu prioritas beserta rencana perbaikan yang telah disusun. Diskusi dilanjutkan dengan penyusunan rencana tindak lanjut implementasi, identifikasi hambatan, serta penentuan kesepakatan mekanisme pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk mengimplementasikan Internal Quality Assurance secara konsisten sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan kebidanan yang adaptif terhadap kebutuhan layanan kesehatan dan selaras dengan standar nasional maupun internasional.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Poltekkes Kemenkes Malang semakin memperkuat komitmennya dalam membangun sistem penjaminan mutu internal yang efektif, berkelanjutan, dan berbasis perbaikan berkesinambungan (continuous quality improvement). Implementasi IQA diharapkan mampu mendukung terciptanya lulusan bidan yang profesional, kompeten, dan siap memberikan pelayanan kebidanan yang berkualitas sesuai perkembangan ilmu pengetahuan serta tuntutan global.

