PENGABDIAN MASYARAKAT OLEH HMP SARJANA TERAPAN DAN PENDIDIKAN PROFESI BIDAN MALANG DI SDN BOKOR

By Admin prodi 20 Sep 2019, 12:54:24 WIB Artikel
PENGABDIAN MASYARAKAT OLEH HMP SARJANA TERAPAN DAN PENDIDIKAN PROFESI BIDAN MALANG DI SDN BOKOR

Keterangan Gambar : Foto bersama anggota HMP, Kaprodi Sarjana Terapan dan Pendidikan Profesi Bidan Malang, dewan guru dan siswa-siswa SDN Bokor Tumpang.


PENGABDIAN MASYARAKAT OLEH HIMPUNAN MAHASISWA PRODI SARJANA TERAPAN DAN PENDIDIKAN PROFESI BIDAN MALANG DI SDN BOKOR KECAMATAN TUMPANG

 

    Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu bentuk kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam aktivitas tertentu tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun. Secara umum kegiatan ini dilakukan oleh berbagai universitas maupun institusi untuk memberikan konstribusi nyata bagi rakyat indonesia demi tercapainya kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia. Untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa indonesia bisa dilakukan dalam berbagai bidang seperti bidang ekonomi, sosial, maupun kesehatan. Dalam hal ini akan membahas mengenai pengabdian masyarakat dalam bidang kesehatan, tentunya hal yang harus diperhatikan sebelum memberikan perwujudan dari pengabdian masyarakat dalam bidang kesehatan adalah menyesuaikan dengan keadaan di masyarakat dimana permasalahan kesehatan yang ada dan perlu adanya tindakan.

       Berdasarkan hal tersebut Himpunan Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan dan Pendidikan Profesi Bidan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang yang sesuai dengan program kerjanya yaitu pengabdian masyarakat dan termasuk dalam pelaksanaan tri darma perguruan tinggi maka menyelenggarakan kegiatan tersebut pada tanggal 1 september 2019 dengan sasaran salah satu pendidikan sekolah dasar di desa yaitu SD Negeri Bokor Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Sebelum dilaksanakan kegiatan tersebut tentunya dilakukan segala macam persiapan. Dimulai dari pembentukan panitia meliputi ketua pelaksana, sekretaris, bendahara , sie acara , sie humas, sie konsumsi, sie perlengkapan dan sie dokumentasi. Tujuan dari di bentuknya panitia dalam kegiatan tersebut agar kegiatan bisa berjalan dengan terkoordinir dan bisa cepat terkendali sesuai tugas masing-masing. Setelah melalui proses diskusi dan konsultasi proposalpun segera di ajukan, dalam proposal tersebut sudah lengkap tertera mengenai rencana kegiatan pengabdian masyarakat.

     Adapaun latar belakang kegiatan pengabdian masyarakat yang kami selenggarakan di SD Negeri Bokor adalah sesuai dengan pendidikan kesehatan yang sekolah tersebut butuhkan. Mengenai perilaku hidup bersih dan sehat meliputi mencuci tangan dengan baik dan benar, cara memilah sampah organik dan an-organik, adab batuk dan bersin serta personal hygine pada masa menstruasi( khusus untuk siswa yang malalui masa pubertas). Dalam kegiatan tersebut tema yang kami angkat adalah ” Langkah Kecil untuk Mewujudkan Indonesia Sehat Bersama Tunas Bangsa”, dengan langkah kecil tersebut kami berharap dapat meningkatakan derajat kesehatan tunas bangsa yang nantinya menjadi generasi muda yang sehat dan berkualitas. Secara khusus penyuluhan tentang kebiasaan yang dimulai dari hal-hal yang kecil seperti adab batuk dan bersin, cara memilah sampah antara organik dan anorganik, cara mencuci tangan yang baik dan benar, serta personal hygiene pada masa menstruasi adalah bentuk perwujudan paradigma sehat dalam budaya perorangan, keluarga, dan generasi muda yang berorientasi sehat, bertujuan untuk meningkatkan, memelihara dan melindungi kesehatannya baik fisik, mental, maupun social dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku, sehingga para siswa siswi SD Negeri Bokor Tumpang, Kabupaten Malang kelas II, III dan VI mampun mengaplikasikan dengan baik.

     Bentuk kegiatan pertama yang kami lakukan dengan mengikuti senam bersama kemudian pembukaan dimana dalam pembukaan tersebut ketua pelaksana melaporkan kegiatan, sambutan Ibu Ika Yudianti selaku kaprodi sarjana terapan kebidanan dan sambutan kepala SDN Bokor. Dalam pembukaan tersebut juga terlaksana penandatanganan berita acara dan diiringi dengan penyerahan tali asih. Setelah pembukaan selesai siswa-siswi kelas II, III, dan VI diarahkan ke kelas masing-masing dengan para pemateri yang bertugas. Memasuki proses pembelajaran kami mendapatkan antusias yang tinggi dari para siswa, mereka mampu mendengarkan dengan baik walaupun ada salah satu yang sulit untuk di arahkan. Untuk mengetahui apakah para siswa bisa menangkap informasi yang diperoleh kami melakukan feed back dengan melemparkan pertanyaan, apabila para siswa bisa berani menjawab dan jawaban benar akan diberikan penghargaan sebuah dorpres atau bentuk apresiasi untuk para siswa yang telah memahami materi yang telah disampaikan. Dengan begitu harapan kami dapat merubah perilakunya dikehidupan sehari-hari dalam hal menjaga kebersihan dan kesehatan.

      Di dalam terlaksananya kegiatan pasti ada hambatan, baik hambatan dari dalam maupun dari luar. Sebagai tenaga kesehatan terutama bidan yang kewenangannya juga menjangkau perkembangan anak maka dari itu kami berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan baik dan dapat meminimalisir hambatan tersebut.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment